Karumkit Polri Hariyanto memastikan pihaknya bakal memberikan penanganan medis maksimal dengan mengerahkan tim dokter untuk memulihkan kondisi FW yang hingga kini masih tidak sadarkan diri.
Termasuk R yang kondisinya sudah stabil namun tetap membutuhkan penanganan medis untuk memulihkan luka di sekujur tubuh, serta trauma akibat kekerasan dialami.
“InsyaAllah kondisinya akan baik, tapi untuk kondisi yang kecil FW umur 1 tahun delapan bulan kondisinya kurang kesadaran, masih memakai napas buatan (alat bantu pernapasan),” ucapnya.
Sementara, RS Polri Kramat Jati tengah mengerahkan tim dokter spesialis dalam perawatan kakak beradik korban kekerasan orangtua asuh di Jakarta Utara.
Korban FW yang kini dalam keadaan tidak sadarkan diri sehingga dirawat di ruang PICU atau ruang ICU khusus anak, sedangkan R dirawat di ruang rawat inap.
Hariyanto menjelaskan, tim spesialis yang menangani perawatan kedua korban terdiri dari dokter spesialis anak hingga dokter spesialis bedah saraf.
“Saat ini di PICU ada empat orang dokter sub spesialis semua. Jadi kita punya ahlinya, sub spesialis PICU dokter spesialis anak, kemudian dokter bedah saraf,” ujar Hariyanto.
