Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Indonesia Peringkat 87 dari 146 Negara Dalam Indeks Kesenjangan Gender Global
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > News > Indonesia Peringkat 87 dari 146 Negara Dalam Indeks Kesenjangan Gender Global
NewsPolitik

Indonesia Peringkat 87 dari 146 Negara Dalam Indeks Kesenjangan Gender Global

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 07 Aug 2024, 04:52
Share
2 Min Read
Bamsoet MPR
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (dok. Sekretariat MPR)
SHARE

IPOL.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengatakan representasi perempuan di parlemen perlu lebih banyak guna menghasilkan kebijakan-kebijakan yang pro kesetaraan gender.

Dia mengatakan kebijakan yang lebih inklusif untuk memastikan bahwa hak-hak perempuan dihormati dan dilindungi menjadi salah satu upaya untuk menciptakan kesetaraan gender.

“Indonesia berada di peringkat 87 dari 146 negara dalam Indeks Kesenjangan Gender Global. Peringkat ini menunjukkan bahwa kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mengurangi kesenjangan gender,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Di tengah laju modernitas dan kemajuan zaman, menurutnya isu ketimpangan gender masih menjadi persoalan klasik yang mengemuka dan hampir selalu menjadi bagian dari dinamika kehidupan berbangsa yang mewarnai setiap periodisasi pemerintahan.

Baca Juga

IMG 20260415 WA0071
PSSI–FFF Perkuat Kerja Sama Sepak Bola Putri, Fokus Pembinaan Usia Muda dan Kesetaraan Gender
Perkuat Pertahanan Siber Nasional, Bamsoet Dorong Pemerintah Segera Ratifikasi Konvensi PBB dan Sahkan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Perempuan Tangguh di Sektor Pertanian, Penjaga Ketahanan Pangan Bangsa

Dia menilai banyak faktor yang menjadi penyebab fenomena ketimpangan gender. Misalnya, kata dia, masih kuatnya budaya patriarki dan seksisme, serta masih berkembangnya pola pikir yang cenderung menempatkan posisi kaum perempuan berada di bawah laki-laki.

“Masih minimnya keterwakilan perempuan dalam pemerintahan dan proses politik juga tercermin dari masih lemahnya angka keterpilihan perempuan dalam Pemilu. Di mana pada tahun 2024 hanya mencapai 21,9 persen dari total kuota yang dialokasikan sebesar 30 persen,” kata dia.

Walaupun begitu, dia menilai bahwa kebijakan dan undang-undang saja tidak akan cukup untuk mendukung kesetaraan gender. Menurutnya implementasi yang efektif dalam mengubah budaya yang mendukung kesetaraan gender adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satu tantangan terbesar, menurutnya adalah mengubah stereotip dan norma sosial yang masih membatasi peran perempuan dalam masyarakat. Pendidikan dan kampanye kesadaran publik, menurutnya juga sangat penting untuk mengatasi tantangan itu.

Selain itu, dia menyebut sektor swasta pun memiliki peran penting dalam mendukung kesetaraan gender. Sejauh ini, menurutnya banyak perusahaan di Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan ramah gender.

“Program-program seperti kebijakan cuti melahirkan yang lebih baik, fleksibilitas kerja, dan dukungan bagi perempuan dalam posisi kepemimpinan adalah contoh upaya positif yang dapat diadopsi lebih luas,” kata dia. (lumi)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bambang soesatyo, Bamsoet, Indeks Kesenjangan Gender Global, kesetaraan gender, MPR RI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Kemenkop UKM Temmy Setya Permana Impor Tekstil Ilegal Akibatkan Negara Kehilangan Pendapatan Triliunan Rupiah
Next Article Nirarta Samadhi WRI 1 Transisi Berkeadilan Penting Dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia

TERPOPULER

TERPOPULER
Sejumlah panitia HUT Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet, Jakarta Selatan, bersama tim konservasi museum melakukan perawatan memoles bahan alami berbagai perabot yang ada di dalam gereja Paroki Tebet pada Jumat (8/5/2026) malam. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Jakarta Raya

Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet Bersolek Jelang HUT ke-60

nofollow
Viral Video Remaja Diduga Mesum di Taman Balai Kota Panggul Trenggalek
09 May 2026, 16:33
Hukum
Periksa Pihak PT Len Railway Systems, KPK Dalami Bagi-bagi Fee Proyek DJKA Kemenhub
09 May 2026, 13:15
Ekonomi
Tampil di FHA 2026, Dukungan BRI Bantu UMKM Asal Papua “Japamo” Tarik Minat Buyer Internasional
09 May 2026, 11:28
Nasional
Jejak Bakti untuk Negeri, 8 Insan PLN Terima Tanda Kehormatan dari Presiden RI
09 May 2026, 12:32
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?