Dalam survei tersebut terlihat bahwa 86,21% di antaranya mengggunakan AI untuk membantu menyelesaikan tugasnya. Sekitar 13,79% saja yang mengaku tidak pernah menggunakan AI untuk membantu tugasnya.
Riset juga dilakukan oleh Tyton Partners terhadap mahasiswa di Amerika Serikat pada musim gugur tahun 2023. Dari 1.600 responden, 49% mahasiswa dari 600 perguruan tinggi menggunakan GenAI dalam proses belajarnya.
Hasil senada juga didapatkan oleh BestColleges, sebuah penyedia konsultasi pendidikan di Amerika Serikat. Sebanyak 1.000 responden yang terlibat, 56% diantaranya pernah menggunakan bantuan AI untuk menyelesaikan tugasnya.
Sementara itu, Inspirasi Academic Coordinator, Indri Savitri, mengatakan, sekolah dengan kualitas baik tidak hanya untuk masyarakat di megacity. Tetapi juga di kota-kota lainnya sehingga murid-murid memiliki keterampilan abad 21 terkait dengan pengembangan kompetensi Perseverance, Analytical skills, Collaboration/Communication skills and Entrepreneurial/Innovation skills (PACE).
