KPGAA Mangkunegara X alias Gusti Bhre
Penguasa Puro Mangkunegaran itu dikabarkan mundur dari pencalonan Wali Kota Solo karena adanya penolakan dari keluarga besar Mangkunegaran. Padahal, ia telah mengantongi dukungan dari Gerindra, Golkar, PSI, PAN, PKS, dan PKB. Ia diwacanakan berduet dengan Rektor Universitas Surakarta (UNSA), Astrid Widayani.
Usai Gusti Bhre batal, KIM Plus pun mengalihkan dukungan ke Ketua HIPMI Kota Solo, Respati Achmad Ardianto. Pria yang biasa disapa Ardi itu adalah keponakan politikus senior Golkar, Akbar Tanjung.
”Ardi resmi menggantikan KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Bhre untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) 2024,” jelas Sekretaris DPD Partai Golkar Solo, Taufiqurrahman, pada Rabu (28/8/2024).
Pengusungan Ardi ini merupakan hasil kesepakatan dari koalisi partai politik (parpol) yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
