Penderita endometriosis biasanya mengalami volume darah yang banyak saat menstruasi, pendarahan di luar siklus menstruasi, nyeri haid yang hebat, nyeri saat berhubungan seksual, perut terasa kembung, darah pada urin. Beberapa perempuan juga dapat mengalami keluhan seperti diare, konstipasi, mual, hingga infertilitas.
2. Vaginismus
Vaginismus adalah kondisi medis ditandai pengencangan otot-otot di sekitar vagina secara tidak sadar terjadi saat adanya penetrasi seksual pada vagina. Penderita vaginismus tak dapat mengatur atau menghentikan kontraksi otot-otot vagina. Selain itu, penderita akan merasa nyeri saat berhubungan seksual disertai perasaan sesak, dan sensasi terbakar atau menyengat.
3. Disfungsi ereksi
Menurut Jurnal Ilmiah Departemen Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 35,6% responden melaporkan mengalami disfungsi ereksi. Sayangnya, survei Global Study of Sexual Attitudes and Behaviors mengungkapkan bahwa 78% pria mengalami disfungsi seksual tidak mencari bantuan medis.
