“Selain itu, pemerintah juga menyediakan 18.697 akses internet di berbagai titik layanan publik seperti sekolah, kantor pemerintahan, fasilitas layanan kesehatan, dan juga pertahanan,” kata dia.
Nezar mengatakan misi untuk mewujudkan transformasi digital yang inklusif memerlukan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Dirinya pun mengajak seluruh ekosistem digital untuk menyukseskan transformasi digital nasional.
Lebih lanjut Nezar mengatakan transformasi digital adalah transformasi bangsa di masa depan. Dengan berbagai masukan, ide, inovasi yang tercipta, hal itu diharapkan bisa memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan serta menjadi solusi nyata bagi terwujudnya transformasi digital yang inklusif dan bermakna. (lumi)
