Sementara, pada awak media, Kapolsek Cakung, Kompol Panji Ali Chandra menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi guna keperluan identifikasi ibu pelaku penelantaran bayi.
“Anggota sudah melakukan pengecekan TKP, sementara ini ada tiga saksi yang sudah kita mintai keterangan,” kata Panji.
Sebelumnya, bayi berusia sekitar tiga bulan menjadi korban penelantaran di Terminal Terpadu Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu (29/9/2024) siang.
Kepala Terminal Terpadu Pulogebang, Emanuel Kristanto mengatakan, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut awalnya dititipkan pelaku kepada seorang pedagang kantin di terminal.
Setelah menitipkan korban, pelaku menaiki armada bus Transjakarta dengan alasan hendak berangkat kerja ke Tangerang dan menolak ketika pedagang kantin hendak kembali menyerahkan korban.
“Ibu bayi tetap menyerahkan bayi sambil bilang bayi itu diberikan kepada pedagang. Setelahnya ibu bayi itu langsung pergi naik Transjakarta dan bilang mau kerja ke Tanggerang,” tutup Emanuel. (Joesvicar Iqbal)
