IPOL.ID– Kelangkaan dan melonjaknya harga LPG subsidi 3 kilogram (kg) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dikeluhkan masyarakat. Di Kecamatan Bahodopi, harga gas melon bahkan sempat mencapai Rp90 ribu hingga Rp120 ribu per tabung.
Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang warga yang berupaya mendapatkan LPG bersubsidi. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat masyarakat mengantre untuk membeli gas melon di tengah terbatasnya pasokan.
Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bersama Pertamina menggencarkan operasi pasar dan pasar murah guna menstabilkan distribusi serta harga LPG di sejumlah wilayah.
Staf Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Morowali, Hendra, mengatakan kelangkaan LPG terjadi karena kuota yang diterima daerah tersebut belum mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
“Kenapa gas sekarang langka dan mahal, karena kuota di Morowali memang kurang. Selain itu, Morowali menjadi daerah tujuan kerja sehingga terjadi peningkatan jumlah penduduk yang berdampak pada naiknya kebutuhan gas,” kata Hendra, dikutip Selasa (16/6/2026).
