“Sikap ini salah satunya diwujudkan dengan segera memutus hubungan diplomatik dengan Israel,” kata dia.
Langkah lebih lanjut, di lingkup organisasi dan lembaga internasional, secara khusus PBB dan DK PBB, perlu segera mengesahkan keanggotaan penuh Palestina, karena itu perluasan pengakuan negara-negara dunia atas kedaulatan Palestina perlu diintensifkan.
“Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa hingga detik ini gagal menjalankan mandat untuk menciptakan perdamaian. Sebagai organ Internasional yang dianggap paling kuat, DK PBB seperti macan ompong di hadapan Israel,” kata Sukamta dalam keterangannya.
Menurutnya, hal ini tidak bisa lepas dari peran Amerika Serikat yang masih terus menyokong Israel dengan memberikan pembelaan secara politik serta menggelontorkan bantuan ekonomi dan militer.
Sukamta mengatakan serangan Israel selama ini selalu menargetkan sipil, bangunan permukiman, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. Sebagaimana di Gaza, lanjut dia, Israel sudah menghancurkan lebih dari 80 persen bangunan yang menyebabkan jutaan warga Gaza tidak lagi memiliki tempat berlindung.
