Namun Tim DVI RS Polri Kramat Jati memastikan tetap berupaya semaksimal mungkin dalam proses identifikasi lima jenazah yang belum dinyatakan teridentifikasi.
Tim DVI menyatakan dalam proses identifikasi terpenting adalah ketepatan bukan kecepatan, tujuannya agar jenazah diserahkan kepada pihak keluarga benar.
“DNA membutuhkan waktu meski semua sudah diambil sampel. Prinsip menentukan identitas adalah ketepatan, bukan kecepatan. Jadi kita harus betul-betul pasti,” tegas Nyoman. (Joesvicar Iqbal)
