Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Terus Menipis, Paling Parah di Antartika
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Terus Menipis, Paling Parah di Antartika
Headline

Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Terus Menipis, Paling Parah di Antartika

Farih
Farih Published 19 Sep 2024, 11:21
Share
2 Min Read
bumi, ozon
Ilustrasi. Foto: Getty Images
SHARE

IPOL.ID – Lapisan ozon disebut terus menipis sejak tahun 2020, dengan penipisan yang paling signifikan terjadi di Kutub Selatan dan Antartika, kata seorang ilmuwan Turki.

Prof. Mete Tayanc, dari Universitas Marmara di Istanbul menjelaskan bahwa lapisan ozon menyaring sinar ultraviolet dan memungkinkan panjang gelombang yang dapat dilihat untuk melewatinya, sehingga mendukung kehidupan.

Tayac mengatakan bahwa jika lapisan ozon tidak ada, dunia akan mengalami dampak negatif seperti penuaan dini pada kulit, kanker seperti melanoma, gangguan sistem kekebalan tubuh, katarak dini pada manusia, dan terganggunya proses fotosintesis pada tanaman.

Ia juga menambahkan bahwa ada tiga faktor utama yang menyebabkan penipisan lapisan ozon, yaitu klorofluorokarbon, partikel, dan sinar matahari.

Tayanc mengingatkan bahwa Protokol Montreal tentang zat-zat yang merusak lapisan ozon telah mengarah pada penghapusan secara bertahap berbagai zat yang bertanggung jawab atas penipisan lapisan ozon.

Protokol yang diadopsi pada 16 September 1987 dan mulai berlaku pada 1 Januari 1989 ini merupakan perjanjian internasional yang bertujuan untuk melindungi lapisan ozon dengan secara bertahap menghilangkan produksi berbagai zat perusak ozon.

“Ketika Protokol Montreal pertama kali disiapkan, diperkirakan bahwa bahan kimia perusak ozon akan berkurang hingga 50 persen pada tahun 1999. Tujuan ini kemudian direvisi,” kata Tayanc, dikutip dari Anadolu pada Kamis (19/9).

“Amandemen London, yang ditandatangani pada tahun 1990, menetapkan target baru untuk melarang semua gas perusak ozon pada tahun 2000. Meskipun telah terjadi pengurangan emisi yang signifikan, beberapa zat ini masih digunakan dalam jumlah kecil hingga saat ini,” tambahnya.

Sejak tahun 2020, penipisan lapisan ozon terus berlanjut secara signifikan, katanya.

“Tingkat ozon total menurun, dan saat ini kita berada di bulan September, area yang terkena dampaknya semakin meluas,” kata ahli tersebut.

“Pada 9 September 2024, lubang ozon lebih besar dari 10 juta kilometer persegi (3,9 juta mil persegi),” tambahnya.

Pada tahun 1994, PBB menetapkan tanggal 16 September sebagai Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: lapisan ozon, ozon
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Narkoba Briptu AW Bolos Kerja 6 Bulan, Ditangkap Terlibat Peredaran Sabu 30 Kg
Next Article Sebagai salah satu produk unggulan dari Leap Telkom Digital, Antares Eazy menyematkan AI pada analitik videonya untuk memberikan manfaat lebih kepada pelanggan. Foto: Dok Telkom Indonesia Antares Eazy Sematkan AI untuk Optimalikan Fungsi Analitik Video

TERPOPULER

TERPOPULER
a1712646a074cbf559a297cd57a00041
HeadlineOlahraga

Duel Inter Milan vs Como di Leg 2 Semifinal Coppa Italia Dinihari, ini Prediksi Statistik dan Head to Head

Jakarta Raya
Lima Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 22 April 2026
22 Apr 2026, 06:55
HeadlineOlahraga
Jelang Piala Thomas & Uber 2026: Mini Simulasi Tutup Pemusatan Latihan Tim Indonesia
21 Apr 2026, 18:14
Olahraga
Momen Hari Kartini, Ini Seruan Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi
21 Apr 2026, 18:34
Ekonomi
Dorong generasi Muda Melek Keuangan, OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital di Universitas Riau
21 Apr 2026, 19:28
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?