Oh /Park membayar kesalahannya pada set kedua. Duet asal Negeri Ginseng itu sukses mengamankan tiga gim pembuka. Mencetak dua aces, selisih satu break ini mampu mereka pertahankan sampai akhir set. Pertandingan pun harus berlanjut ke set ketiga, super tie break.
“Hari ini sangat tangguh. Lawan bermain dengan sangat baik. Seperti kalian tahu, super tie break seperti koin tos. Kali ini, kami memenangkannya berkat start bagus. Unggul dua angka sebelum pindah sisi lapangan,” papar Blake, peringkat 156 ganda dunia.
Pada set penentu, Nathan /Blake menegaskan kapasitas mereka dengan mencatatkan selisih empat poin. Pada akhirnya, duet berumur dua pekan mengakhiri pertandingan delapan besar jenjang ITF M15 ini dengan keunggulan delapan poin (56-48). Sama-sama mencetak 35 poin saat memegang servis, raihan return merekalah yang menjadi pembeda.
Berkat kemenangan rubber set ini, Nathan /Blake menyamai prestasi sepekan lalu. Mereka pun akan menantang unggulan teratas, duet Ghana dan Jepang, Abraham Asaba /Leo Vinthoontien yang menghentikan duo petenis muda tuan rumah, Claudio Renaldi/Aqilla Salim 6-1, 6-0.
