Menurut Nurdin, babak penyisihan ATF U-12 Team Competition Final di Shymkent Kazakhstan timnas sempat kalah melawan Korea Selatan. Tapi dengan pengalaman bertanding dan strategi pelatih waktu di final, Timnas justru membalikan keadaan.
“Ini berarti kita bisa apabila anak kita bergandengan berjuang dan mudah-mudahan saya bisa mendampingi waktu laga di Hong Kong mendatang karena itu sudah masuk putaran dunia,” imbuhnya.
Sebelumnya, kata Nurdin, para atlet menyiapkan keperluan dan biaya sendiri. Tetapi sejak dirinya menjadi ketua umum PP Pelti, tidak boleh ada pemain dan keluarga yang mengurus keperluan karena semua persiapan dan fasilitas dipersiapkan oleh Pelti.
“Para atlet akan kita bina terus bahkan kita carikan bapak angkat sebagai sponsor supaya mereka terus terbina maka insyaallah saya akan terus mendampingi mereka,” ungkapnya.
Bertanding 7-11 Oktober Nurdin akan berangkat mendampingi para atlet dan sekaligus bakal bertemu presiden tenis dunia. Kebetulan juga nanti akan ada pertemuan dengan presiden tenis dunia di Hong Kong tanggal 9-12 Oktober mendatang.

