“BLK harus ditingkatkan, silabus untuk modul pelatihannya harus update, jangan sekarang sudah 2024 masih pakai silabus 2017,” kata Yudha.
Menurutnya, setelah mengikuti pelatihan, disarankannya, para pekerja diberangkatkan ke luar negeri untuk meningkatkan keterampilan dan kesempatan mengakses lowongan kerja. Sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.
“Saya usulkan kalau gak bisa di Indonesia kerjanya, di luar negeri saja agar bisa mengurangi kemiskinan di Jakarta,” usul Yudha.
Karena itu, ia mengimbau BLK berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memanfaatkan program sister city guna mengurangi pengangguran di Jakarta.
Adapun 21 kota di dunia yang telah bekerjasama sister city dengan Pemprov DKI Jakarta. Yaitu Jeddah, Seoul, Islamabad, Rotterdam, Tokyo, Los Angles, Casablanca, Beijing, Arkansas, Berlin, New South Wales, Paris, Bangkok, Hanoi, Istanbul, Maputo, Kyiv, Moskow, Al Qud’s As Shareef atau Jerusalem, Pyongyang hingga Budapest.
“BLK harus kerja sama dengan Dinas Pendidikan gunakan sister city,” tandasnya. (sofian)
