Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Trump Sesalkan Sikap Presiden Ukraina Tolak Negosiasi Damai dengan Rusia
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Trump Sesalkan Sikap Presiden Ukraina Tolak Negosiasi Damai dengan Rusia
Internasional

Trump Sesalkan Sikap Presiden Ukraina Tolak Negosiasi Damai dengan Rusia

Iqbal
Iqbal Published 26 Sep 2024, 17:30
Share
2 Min Read
Capres AS, Donald Trump, mengkritik Ukraina dalam perang melawan Rusia. Foto: Instagram Don
Donald Trump. Foto: Instagram Donald Trump
SHARE

IPOL.ID – Upaya perdamaian yang ditawarkan calon Presiden AS,Donald Trump mendapatkan penolakan dari Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Capres AS dari Partai Republik itu pun mengecam sikap Zelensky karena tidak ingin bernegosiasi dengan Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Dalam pandangannya, Trump menegaskan lebih baik Ukraina memiliki kesepakatan buruk daripada tidak damai. Karena itu hanya akan memakan korban dan membuat kehancuran lebih banyak di negara Zelensky.

Hal tersebut Trump ungkapkan saat berada di rapat umum kampanye di North Carolina pada hari Rabu (26/9).

Baca Juga

Ilustrasi drum minyak. Foto Freepik
Harga Minyak Dunia Terus Merosot Usai Trump Umumkan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Damai Hari Ini, Iran: Cuma Nyari Panggung Ulang Tahun
AS Batalkan Serangan ke Iran

Trump mengatakan bahwa Ukraina tidak akan pernah mampu menggantikan banyak orang yang tewas dan kota-kota hancur karena perang.

“Tidak ada kesepakatan yang bisa dibuatnya yang tidak akan lebih baik daripada situasi yang Anda alami saat ini,” kata Trump, mengutip Antara.

“Negara Anda telah hancur, tidak mungkin dibangun kembali. Butuh ratusan tahun untuk membangunnya kembali, tidak akan ada cukup uang untuk membangunnya kembali jika seluruh dunia bersatu,” imbuhnya.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: donald trump, Perang Rusia vs ukraina, Volodymyr Zelensky
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ketua DPR, Puan Maharani.(Foto dok Parlementaria) Puan Ungkap Megawati-Prabowo akan Bertemu dalam Waktu Dekat
Next Article Mantan Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba. Foto: Instagram @kasubaabdulgan KPK Masih Dalami Dugaan Penerimaan Gratifikasi dan Kepemilikan Aset Mantan Gubernur Malut

TERPOPULER

TERPOPULER
ress
Jakarta Raya

Warga Tugu Utara Keluhkan Tagihan PAM Tiga Bulan Capai Rp17 Juta di Reses Bunda Neneng

Headline
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi GIK UGM Ricuh
16 Jun 2026, 20:15
HeadlineHukum
KPK Siap Analisa Fakta Persidangan Soal Aliran Dana kepada Dirjen Bea Cukai
16 Jun 2026, 12:56
Ekonomi
Panen Emas dari BRImo, Ini Cara BRILink Agen Mendapatkan Reward dari BRI
16 Jun 2026, 11:58
Jakarta Raya
Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Rasyidi HY Ingatkan Makna Hijrah Bagi Umat Muslim di Tanah Air
16 Jun 2026, 16:00
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?