Kolaborasi antara Kementerian Kominfo dan para platform digital dalam menjaga ruang digital kondusif untuk masa-masa Pemilu sebenarnya sudah berlangsung sejak Pemilu serentak 2024.
Hal ini terlihat dari temuan hoaks mengenai Pilkada 2024 dalam tiga bulan terakhir yang jumlahnya sangat sedikit hanya enam konten dan itu pun segera ditindaklanjuti sehingga tidak membuat kekacauan di ruang digital.
Dengan adanya deklarasi tersebut, komitmen platform digital dikukuhkan terutama apabila ditemukan hoaks atau konten negatif mengenai Pilkada maka konten tersebut akan dengan segera ditangani dalam waktu singkat.
“Platform-platform ini kami pastikan cepat penanganannya (hoaksnya), karena ini sudah dijadikan Satgas bersama jadi pasti penanganannya cepat. Hitungannya tidak akan sampai lebih dari satu jam,” kata Budi.
Agar hal baik tersebut dapat berlanjut, maka dalam deklarasi tersebut baik pemerintah maupun platform digital menyatakan kesediaan terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mengkampayekan Pilkada Damai 2024.
