IPOL.ID – Ni Wayan Giri Adnyani, mengangkat isu pemberdayaan perempuan dalam sektor pariwisata dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf ini lanjut menyampaikan, bahwa ia telah melakukan riset dengan judul ‘‘Pemaknaan Perempuan dalam Pengembangan Kelecung Eco Village dari Perspektif Interaksionisme Simbolik’.
“Penelitian ini berangkat dari dua alasan utama, pertama keprihatinan akan isu-isu ketimpangan gender dalam industri kepariwisataan Bali, yang kedua, absennya penelitian-penelitian tentang rintangan yang dihadapi oleh perempuan dalam menikmati akses ekonomi dan manajerial dalam pariwisata khususnya di desa wisata di Bali,” kata Sesmenparekraf Ni Wayan Giri.
Giri menyampaikan, dirinya tertarik untuk memahami perempuan Bali memaknai diri dalam pengembangan pariwisata khususnya dalam konteks desa wisata yang berbasis masyarakat dan berkelanjutan.
“Berbagai masalah yang menjadi alasan dalam penelitian ini dijawab, bahwa perempuan Bali yang sering diwacanakan sebagai objek yang perlu diberdayakan, namun dalam penelitian ini hadir dengan tekad kecerdasan dan keberaniannya sebagai subjek yang memberdayakan tidak hanya kaumnya tetapi seluruh warga desanya,” kata Giri.
