Mendengar jawaban dan perlakuan anak tersebut, polisi heran karena melihat pemuda tidak merasa bersalah.
“Kalau diberhentiin polisi jawabannya gitu, dia tidak merasa salah, bawa motor kaya kesetanan,” kata petugas Kepolisian menanggapi jawaban si pemuda.
Tanpa ragu setelah percakapan tersebut, tampak si pemuda mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang. Lalu dia sekilas menyebut “Aspri” saat menelpon, Aspri yang diduga merupakan anggota Kepolisian.
Mengetahui hal tersebut, sang petugas Kepolisian ingin menegaskan apakah orang tua si pemuda tersebut juga anggota Kepolisian. Akan tetapi, ketika ditanya kembali, si pemuda menjawab tidak dan seakan mencoba menutupi latar belakang orang yang disebutnya Aspri tersebut.
Melihat anak tersebut menelepon, polisi itu pun langsung menantang balik si pemuda jika memang benar orang tuanya adalah anggota Kepolisian. Ia meminta si pemuda untuk memberi tahu orang tuanya, nantinya petugas Kepolisian sendiri yang akan menjelaskan kesalahan si anak itu.
