Diikuti lebih dari 4.300 atlet dan ofisial dari 35 provinsi, Peparnas 2024 menjadi pelaksanaan pekan paralimpiade nasional terbesar atau dengan kata lain dengan peserta terbanyak dibanding penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya.
“Dengan keikutsertaan para atlet dan ofisial dari berbagai provinsi di tanah air tentu akan memberikan dampak yang besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti hotel, kuliner, fesyen, kriya, dan lainnya,” kata Wamenparekraf Angela.
Peparnas 2024 juga diharapkan akan menjadi sarana promosi yang efektif bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Solo dan Jawa Tengah pada umumnya. Selain berkompetisi, para atlet dan ofisial dipastikan akan mengunjungi berbagai destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif di kota Solo.
“Solo kaya akan budaya, kuliner. Kami sangat berharap event ini akan memperkuat capaian pergerakan wisatawan nusantara yang pada tahun ini ditargetkan mencapai 1,25 miliar-1,5 miliar pergerakan,” kata Wamenparekraf Angela.
Secara khusus Wamenparekraf Angela mengatakan, penyelenggaraan Peparnas 2024 akan memperkuat inklusivitas yang menjadi salah satu bagian penting dalam cita-cita besar pariwisata Indonesia yakni pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
