“Sudah ada pedoman bagi dokter-dokter di FKTP terkait penyakit atau diagnosa apa saja yang harus tuntas di mereka. Karena pelayanan yang diberikan oleh dokter tersebut termasuk salah satu upaya FKTP untuk memperbaiki kualitas dan mutu layanan kesehatan. Sehingga banyak masyarakat yang tertarik memilih FKTP tersebut sebagai pilihan Faskes JKN mereka,” ujar Yayak.
Person In Charge (PIC) dari Puskesmas Penjaringan, Amir yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa sebagai pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat mereka selalu berusaha memberikan layanan dengan kualitas yang terbaik. Amir juga akan segera menindaklanjuti apa yang masih kurang capaian Puskesmasnya yang sudah dipaparkan BPJS Kesehatan.
“Selanjutnya kami akan menggunakan angka indikator KBK yang telah disampaikan oleh BPJS Kesehatan sebagai bahan evaluasi kami kedepannya. Kami pastikan akan meningkatkan angka-angka indikator KBK yang masih di bawah target dan mempertahankan angka yang sudah mencapai target. Serta kami juga memastikan dokter-dokter menuntaskan diagnosa penyakit sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan. Dan hanya merujuk pasien sesuai dengan indikasi medis yang tidak dapat ditangani di tingkat pertama,” tutup Amir. (irma)
