Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Satu Dekade Menjadi Peserta JKN, Dewi Pernah Jalani Proses Persalinan dengan Aman dan Nyaman
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Satu Dekade Menjadi Peserta JKN, Dewi Pernah Jalani Proses Persalinan dengan Aman dan Nyaman
Ekonomi

Satu Dekade Menjadi Peserta JKN, Dewi Pernah Jalani Proses Persalinan dengan Aman dan Nyaman

Farih
Farih Published 27 Dec 2024, 17:17
Share
5 Min Read
Dewi , peserta JKN. Foto: Ist,
Dewi, peserta JKN. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan selalu memberikan manfaat bagi peserta JKN disetiap lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. Biaya layanan kesehatan yang terus meningkat membuat banyak orang mulai menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan.

Dengan tarif rumah sakit dan biaya perawatan kesehatan yang semakin mahal, jaminan kesehatan kini dipandang sebagai solusi perlindungan finansial untuk menghindari beban biaya tak terduga di masa depan. BPJS Kesehatan dengan berbagai inovasinya memastikan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau bagi semua peserta terutama untuk peserta dengan ekonomi menengah ke bawah. Program JKN hadir untuk membantu meringankan beban finansial bagi mereka yang terkendala masalah biaya.

Salah satu pelayanan kesehatan yang sering diakses manfaatnya oleh peserta adalah layanan persalinan di fasilitas kesehatan baik di tingkat pertama maupun lanjutan. Dewi (36), membagi cerita tentang pengalaman persalinannya. Sebagai peserta yang terdaftar di segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak pertama BPJS Kesehatan terbentuk, sudah dua kali merasakan manfaat biaya persalinan yang terjamin seluruhnya oleh Program JKN.

“Saya terdaftar menjadi peserta JKN sejak pertama BPJS Kesehatan terbentuk, mungkin sekitar 10 tahunan. Alhamdulillah selama menjadi peserta, saya dan keluarga merasa sangat terbantu dengan kehadiran program ini. Yang paling saya rasakan adalah ketika persalinan anak-anak saya. Dengan riwayat persalinan yang memang butuh perhatian khusus karena kondisi kesehatan serta ada kista selama kehamilan, tentunya tidak sedikit biaya yang akan saya keluarkan apabila saya memilih menjadi pasien umum,” jelas Dewi.

Baca Juga

BPJS Kesehatan menghadirkan program “BPJS Menyapa” sebagai ruang menyerap aspirasi dan respons cepat bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di SMA 8 Jakarta pada Senin (20/4/2026) pagi. (istimewa/dok. BPJS Kesehatan).
Perkuat Literasi di Kalangan Siswa Lewat BPJS Menyapa
Kepesertaan PBI JK Non Aktif? Ini Cara Cek dan Aktivasinya!
Antonius Jalani Hemodialisa dengan Tenang Berkat BPJS Kesehatan di RS St. Carolus

Untuk mengatasi masalah biaya dari awal kehamilan sampai persalinan, Dewi mengandalkan Program JKN sebagai jaminan kesehatannya. Awalnya, Dewi awalnya agak ragu memanfaatkan program ini, karena dengan kondisinya serta butuh waktu yang lama untuk mendapatkan buah hati tentunya membuat Dewi dan suami menjadi protektif. Namun ternyata malah dari dokter kandungan yang menanganinya sendiri menyarankan untuk menggunakan JKN dan dokter menjamin akan memberikan pelayanan yang sama tanpa membedakan.

“Dokter kandungan saya justru menyarankan menggunakan JKN untuk menjamin semua biaya yang saya harus dikeluarkan. Saya pikir akan dipersulit oleh klinik atau rumah sakit, ternyata malah prosesnya cepat dan saya tetap ditangani oleh dokter kandungan yang biasa menangani saya. Dan sesuai janji beliau, para tenaga kesehatan tidak membedakan apapun status kepesertaan kita sebagai pasien,” kata Dewi.

Kondisi kehamilan dengan plasenta previa serta kista membuat Dewi menjalani proses persalinan secara caesar sebanyak 2 kali. Kedua buah hatinya dilahirkan secara caesar dengan jaminan JKN. Dewi merasa sangat beruntung dan bersyukur akan kehadiran Program JKN dan proses bersalinnya berjalan dengan amat baik.

Semua tenaga medis yang membantu persalinan juga melayani dengan sangat baik. Mulai dari staf yang membantu pendaftaran, dokter yang membantu persalinan hingga perawat yang merawat semua bekerja dengan sepenuh hati.

“Saya melahirkan dengan memanfaatkan kebaikan program ini sebanyak dua kali. Anak pertama dan kedua saya dibantu program ini. Tidak ada iur biaya yang saya keluarkan di rumah sakit. Padahal dengan kondisi dan kompleksitas kehamilan saya, pastinya biaya yang akan keluar sangat besar. Kami memutuskan berkonsultasi dengan dokter untuk mencari jalan tengah dari kondisi kesehatan saya. Setelah diperiksa oleh dokter, disarankan untuk dilakukan proses bedah caesar demi keselamatan. Alhamdulillah saya dan bayi saya sehat,” terang Dewi.

Dewi berharap, pelayanan terbaik yang telah diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada pesertanya dapat dipertahankan. Selain itu, dia juga berharap agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan dalam mengakses layanan kesehatan sebagaimana ia sudah buktikan sendiri.

“Saya sudah buktikan pelayanan Program JKN itu terbaik. Tidak ada perbedaan untuk pelayanan yang diberikan. Semoga masyarakat lainnya bisa bergabung dan merasakan kemudahan dari BPJS Kesehatan. Saya sudah membuktikan sendiri bagaimana stigma yang digambarkan pada BPJS Kesehatan itu ribet dan lainnya itu tidak benar. Yang saya rasakan, BPJS Kesehatan selalu berinovasi dan menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta,” tambahnya. (Irma)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Jaminan Kesehatan Nasional, JKN, persalinan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara dan Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Utara menghadirkan Loket Layanan JKN di Kantor Polres dan Kepolisian Sektor (Polsek) Jakarta Utara Bersama dengan Polres Jakarta Utara, BPJS Kesehatan Pastikan Masyarakat Mudah Mengurus SKCK
Next Article prostitusi Polisi Gerebek Indekos di Pesanggrahan, 8 Wanita Diamankan

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

Jakarta Raya
Legislator PKB di Kebon Sirih Minta Pemprov Antisipasi Larangan Sampah DKI Dibuang Ke Bantargebang
20 May 2026, 22:26
Nasional
Komjak Gelar Malam Anugerah Cahaya Adhyaksa Nusantara, Bentuk Apresiasi Insan Adhyaksa Berprestasi
20 May 2026, 22:53
Gaya hidup
Dari Western Hingga Asia, Nikmati Eksplorasi Rasa di BUNK Lounge & Bar
21 May 2026, 01:11
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?