Hal serupa juga dirasakan para pedagang kantin yang menjajakan aneka camilan dan minuman, mereka menyatakan dagangannya tetap laku dibeli anak-anak SDN 01 dan SDN 02 Susukan.
“Semua pedagang di sini sama, tetap ada yang beli kok walau anak-anak selesai makan bergizi gratis. Karena biasanya kan anak-anak selesai makan keluar untuk main, tetap jajan,” ungkap Sri.
Sebagai Ibu, dia tetap mendukung program MBG yang ditujukan memenuhi asupan gizi bagi anak-anak sekolah, bayi di bawah lima tahun (Balita), Ibu hamil, serta Ibu menyusui.
“Anak saya kan di sini juga kelas 5 (SD), jadi kita mendukung saja. Kalau buat kebaikan anak-anak, enggak apa-apa. Kalau soal dagang mah ya sudah Bismillah saja ya,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)

