Sarman menambahkan, tantangan yang dihadapi tersebut di antaranya keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah dan isu pembangunan berkelanjutan serta minimnya program peningkatan kapasitas.
Lanjutnya, disadari oleh Apkasi sebagai wadah pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia, dan bersama dengan Traction Energy Asia dan Koalisi Ekonomi Membumi tergerak untuk memberikan solusi atas tantangan pemerintah daerah, terutama pemerintah kabupaten selaku anggota Apkasi.
Konkritnya, Apkasi bersama Traction dan KEM meluncurkan sebuah platform pembelajaran daring atau E-Learning mengenai Perencanaan Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang bertujuan untuk menciptakan kesempatan dan akses terhadap peningkatan kapasitas ASN di pemerintah daerah dalam menyusun dokumen perencanaan serta pengayaan isu pembangunan berkelanjutan di daerah.
“Peluncuran ini akan diikuti kegiatan serial bimbingan teknis rancangan awal RPJMD dan Strategi Pengembangan Komoditas Lestari Daerah,” tuturnya.
