Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kritik Wacana Ubah 20 Juta Ha Hutan untuk Lahan Pangan, Anggota Komisi IV DPR: Memang Tak Ada Cara Lain?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Politik > Kritik Wacana Ubah 20 Juta Ha Hutan untuk Lahan Pangan, Anggota Komisi IV DPR: Memang Tak Ada Cara Lain?
Politik

Kritik Wacana Ubah 20 Juta Ha Hutan untuk Lahan Pangan, Anggota Komisi IV DPR: Memang Tak Ada Cara Lain?

Farih
Farih Published 08 Jan 2025, 22:36
Share
3 Min Read
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo. Foto :
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo. Foto: Parlementaria
SHARE

IPOL.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo prihatin atas terancamnya luasan serta kelestarian hutan di Indonesia. Hal tersebut tak lain setelah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang mengungkapkan rencana pengalihan lahan hutan.

Firman menyayangkan, tak kurang 20 juta hektare lahan hutan, menurut Menteri Kehutanan, akan digunakan sebagai sumber ketahanan pangan hingga energi.

Politisi senior Golkar ini bahkan menyindir Menteri Kehutanan kurang memahami persoalan kehutanan.

“Saya prihatin dan sedih, seharusnya dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, keberadaan hutan sangat penting dan semestinya kita harus jaga. Sekarang, ada niatan untuk melakukan alih fungsi hutan untuk menunjang ketahanan pangan apalagi akan ditanam tanaman seperti hortikultura, singkong, tebu, dan sebagainya. Memang tidak ada cara lain (menunjang ketahanan pangan) selain merusak hutan dan melakukan deforestasi?,” kata Firman dalam keterangannya dikutip Rabu (8/1).

“Memang tidak ada cara lain (menunjang ketahanan pangan) selain merusak hutan dan melakukan deforestasi? tanyanya heran.

Firman pun mengingatkan mengenai bahayanya pernyataan Raja Juli tersebut karena bisa disalahtafsirkan masyarakat.

“Inilah akibat kalau menteri yang tidak paham tentang filosofi hutan dan kehutanan. Tolong para eselon I dan II agar mengingatkan menterinya. Tidak perlu takut selama yang disampaikan benar,” ujarnya.

“Jangan selalu mencari jalan pintas dan malas berpikir untuk mencapai tujuan. Intensifikasi dan teknologi jauh lebih tepat seperti yang dikembangkan negara negara maju lainnya,” imbuhnya.

Ia menilai, niat pemerintah memang baik dalam mewujudkan swasembada pangan dan harus didukung, tetapi jangan sampai mengorbankan kelestarian lingkungan yang seharusnya bisa jadi warisan bagi generasi masa depan bangsa dan hutan adalah sumber kehidupan.

“Meningkatkan produksi pangan tidak harus selalu mengorbankan hutan. Ekstensifikasi bukan sebuah solusi. Jangan selalu mencari jalan pintas dan malas berpikir untuk mencapai tujuan. Intensifikasi dan teknologi jauh lebih tepat seperti yang dikembangkan negara negara maju lainnya,” katanya.

Firman menyebut, tren yang terjadi sekarang itu adalah green economy, seperti yang selalu disampaikan presiden Prabowo kepada negara-negara di dunia bahkan mencari cara untuk mengatasi efek rumah kaca dengan melakukan carbon trade, memenuhi kebutuhan pangan dengan pertanian vertikal.

Oleh karenanya, Firman menyayangkan apabila Indonesia malah akan melakukan deforestasi.

Ia pun meminta kepada Raja Juli Antoni untuk memahami tugas fungsi pokok Kemenhut untuk menjaga dan melestarikan hutan. Alih-alih mengatakan akan mengalihkan luas lahan hutan guna menunjang swasembada pangan dan energi, saran Firman, kemenhut seharusnya jadi garda terdepan dalam melindungi hutan.

“Menteri harus baca baik-baik UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Kementerian Kehutanan tupoksinya bukan memproduksi pangan tetapi menjaga dan melestarikan hutan,” pungkasnya (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: hutan, Komisi IV DPR, lahan pangan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Pengendara motor melintasi kawasan tertib berlalu lintas di traffick light di kawasan CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Dok/ipol.id Sistem Poin Dapat Membuat Efek Jera
Next Article Kepala BNPB Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Hunian Tetap masyarakat yang rusak akibat bencana tahun 2024 di Pendopo Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/1/2025). Rapat kordinasi dihadiri para pejabat terkait lainnya. Foto: Ist Kepala BNPB Pastikan Pembangunan Hunian Tetap Pasca Bencana Berjalan Cepat dan Tepat

TERPOPULER

TERPOPULER
Sejumlah kontainer milik PT PMM yang dibongkar paksa diduga oleh petugas di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (24/5/2026). Foto: Ist
Hukum

Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM

HeadlineOlahraga
Penuh Haru Laga Perpisahan Moh Salah, Liverpool Ditahan Brentford
25 May 2026, 06:35
Jakarta RayaNasional
BPJS Kesehatan DKI Jakarta Gelar Fun Walk di CFD Sudirman-Thamrin
24 May 2026, 19:16
HeadlineOlahraga
Hasil Liga Italia, Emil Eudero Mulyadi dkk Terdegradasi Usai Cremonese Dihajar Como 1-4
25 May 2026, 07:31
Olahraga
DETEC International Junior Championship kembali digelar di Sukoharjo
24 May 2026, 23:25
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?