Perburuan angka Gresik Petrokimia terus mendekat hingga 8-9, bahkan berhasil menyamakan kedudukan 11-11, bahkan sempat unggul 12-11, dan kembali disamakan Neriman Ozsoy menjadi 12-12.
Pertengahan set kedua Popsivo Polwan kembali memimpin 16-14. Petrokimia terus mencoba meredam smash-smash Neriman Ozsoy dan Bethania de La Cruz, mereka sempat menambah angka 19-17.
Set kedua ini merupakan set yang cukup seru, karena saling kejar mengejar angka, yang akhirnya dimenangkan Popsivo Polwan 25-22.
Set ketiga, Gresik Petrokimia mencoba bangkit. Di awal set tersebut mereka sempat unggul 4-2, namun lagi-lagi smash keras Neriman Ozsoy mampu menyamakan kedudukan 4-4, bahkan unggul 5-4.
Popsivo Polwan terus meraih angka hingga 7-6. Satu servis ace Tran Thi Thanh Thuy berhasil menyamakan kedudukan 7-7, bahkan unggul 8-7.
Pertandingan semakin semakin seru, perolehan angka juga ketat hingga 10-10.
Tertinggal 16-11, pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat kembali mengambil time out, namun Arsella Nuari cs semakin tak terbendung, mereka meninggalkan Gresik Petrokimia di angka 20-14. Set ketiga pun menjadi milik Popsivo 25-19.
