“Biasanya kendaraan yang melintas terjadi gangguan karena adanya genangan, baik roda dua maupun roda empat juga mengakibatkan kemacetan karena genangan tersebut surutnya 3-4 jam akibat adanya genangan,” ungkapnya.
Ronny menambahkan, sejak tidak ada lagi genangan, warga merasa sangat senang. Warga bahkan mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, dalam hal ini Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur yang telah sukses menangani permasalahan genangan di Jalan Jambore Cibubur.
Apresiasi juga disampaikan Sumiyati, pengusaha Warteg di pinggir Jalan Jambore, RT 06 RW 13, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas. Dia mengatakan, setelah rampungnya pembangunan jacking Jambore Cibubur, tidak terjadi genangan lagi di lokasi.
“Kemarin waktu hujan deras biasanya langsung ada genangan ini tidak terjadi lagi, dagang jadi nyaman dan banyak yang datang makan di sini. Sebelum ada jacking dagangan saya sepi karena ada genangan, air sampai masuk ke dalam kamar. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur Jakarta atas pembangunan saluran jacking di Jalan Jambore Cibubur,” tutur Sumiyati.

