Sedangkan Bhayangkara Presisi berada di posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 12 dari hasil empat kali menang dan sekali kalah.
“Kita berharap Popsivo dan Bhayangkara ini menang terus hingga akhir kompetisi ini,” lanjut Yudhi.
Sementara itu, panitia di Pontianak ini tidak menjual tiket, melainkan menjual tiket melalui pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Jadi kalau ada orang mau nonton dia harus belanja di UMKM yang kami kerja sama, senilai harga tiket,” ujar ketua seksi pertandingan, Agung Setyo Wahyudi.
Panitia mematok harga tiket untuk reguler Rp 50.000, VIP Rp 100.000 dan VVIP Rp 150.000. “Silakan saja beli makan atau apa saja di UMKM seharga tiket yang mau dibeli,” tambah Agung kepada awak media di Pontianak, Kamis (13/2/2025).
Wakil ketua Proliga, Reginald Nelwan mengatakan, seri Pontianak ini merupakan seri yang penting, khususnya putri. Dari tujuh tim putri, hanya Popsivo yang sudah memastikan lolos ke final four. Sementara lima tim lainnya masih berusaha untuk lolos. Sedangkan satu tim lainnya Yogya Falcons dipastikan tersingkir dari final four.
