“Kami bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi memberikan 1.100 porsi bantuan makanan siap konsumsi sehingga pada saat buka puasa nanti seluruh warga yang mengungsi bisa langsung menyantap makanan tersebut,” ujar Deny.
Deny juga berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga pengungsian akibat bencana banjir yang terjadi pada senin lalu.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kebon Sirih, Indra Iswanto, mengapresiasi kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemprov DKI Jakarta dalam menyalurkan bantuan makanan bagi warga terdampak banjir. Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan kepedulian para pihak terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi rentan akibat bencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsi, terutama di saat mereka harus meninggalkan rumah dan menghadapi ketidakpastian,” ujar Indra.
Selain bantuan logistik, Indra juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak bencana, khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor informal. Ia menegaskan BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong kesadaran akan pentingnya jaminan sosial agar para pekerja memiliki perlindungan saat menghadapi risiko pekerjaan maupun kondisi darurat seperti bencana alam. ”Bencana bisa datang kapan saja, dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi sangat penting agar mereka tetap memiliki rasa aman,” kata Indra.

