Tingkat fleksibilitas dan pendekatan pragmatis yang sama dari pihak UE sangat penting untuk menyelesaikan negosiasi. Penyelesaian Indonesia-EU CEPA diharapkan dapat segera menciptakan lingkungan yang lebih ramah bisnis (business-friendly)untuk mempertahankan kesejahteraan ekonomi kedua belah pihak. Wamendag Roro menambahkan, sikap kolaboratif adalah kebutuhan mutlak.
Hal ini penting di tengah ketidakpastian perdagangan internasional yang semakin besar akibatkenaikan tarif Amerika Serikat terhadap banyak mitra dagangnya, termasuk UE dan Indonesia.Sementara itu, Bernd Lange selaku Ketua Komite INTA sepakat mengenai pentingnya penyelesaian perundingan CEPA dalam waktu dekat dan akan mendorong tim runding agar dapat melakukan akselerasi perundingan dengan target penyelesaian segera.
Selain itu, anggota Delegasi INTA juga sepakat dengan pernyataan Wamendag Eorobahwa CEPA harus dapat bersifat inklusif dan memberikan ruang gerak yang memudahkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menerima manfaat dari CEPA.
