Sekilas Perdagangan Indonesia-UE
Neraca perdagangan Indonesia dan UE pada 2024 mencatatkan nilai surplus bagi Indonesia USD4,5 miliar. Ekspor Indonesia ke UE mencatatkan nilai USD17,3 miliar dengan tren positif 4,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Impor Indonesia dari UE USD 12,8 miliar dengan tren penurunan 9,12 persen.
Ekspor utama Indonesia ke UE meliputi minyak kelapa sawit dan turunannya, bijih tembaga dan konsentratnya, asam lemak monokarboksilat industri, alas kaki, serta bungkil dan residu padat. Adapun impor Indonesia dari UE meliputi obat-obatan, mesin pembuat pulpdari bahan selulosa, kendaraan bermotor, serta mesin dan peralatan mekanik.Pada 2023, UE adalah sumber investasi langsung (foreign direct investment/FDI)ke-9 Indonesia. Investasi UE di Indonesia pada 2024 membukukan nilai USD1,1 miliar yang terlaksana dalam lebih dari 11 ribu proyek. Nilai FDI ini menurun 52,4 persen dibandingkan pada 2023 yang senilai USD2,32 miliar. Sementara pada periode 2020-2024, nilainya mencapai USD9,9 miliar dengan lebih dari 37 ribu proyek. (tim)
