Pengembangan CERES-1 dimulai pada 2018 dan meluncur perdana pada 2020 dengan membawa beberapa satelit kecil. Hingga Maret 2025, roket ini telah berhasil meluncurkan 71 satelit ke orbit.
Salah satu keunggulan roket ini adalah biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan roket peluncur besar lainnya. CERES-1 menjadi pilihan yang lebih terjangkau untuk peluncuran satelit kecil dan menengah.
Desainnya juga relatif sederhana dengan ukuran yang ringkas. CERES-1 menawarkan solusi peluncuran yang lebih fleksibel dan mudah digunakan bagi berbagai sektor.
Salah satu tantangan utama dari pengembangan CERES-1 adalah memasuki pasar internasional. Mengingat, banyaknya persaingan dari perusahaan luar angkasa besar yang sudah mapan di pasar peluncuran satelit internasional.
Ke depan, roket ini diharapkan dapat meningkatkan daya angkut payload, efisiensi bahan bakar, dan keandalan peluncuran agar dapat bersaing dengan roket kecil lainnya. CERES-1 dinilai ideal untuk meluncurkan satelit uji atau satelit taktis yang sangat berguna untuk pengembangan sistem komunikasi militer, pengintaian, atau sistem navigasi berbasis ruang angkasa.
