Sementara itu, Yoshitomo Furusawa (Jepang), Advisor of Irimoto Medical Radiology, berujar dengan ikut serta pada seminar ini bisa membantu pemerintah menurunkan angka penyakit, apalagi di Indonesia banyak sekali penyakit yang berhubungan dengan TBC, dimana TBC tidak akan pernah bisa lepas dari radiologi.
“Diharapkan dengan bantuan ini angka penyakit TBC dan angka kematian dapat berkurang,” paparnya.
Slamet kembali menegaskan, PT TCI berkomitmen untuk memperluas layanan teleradiologi berbasis AI ke seluruh Indonesia dan terus berkolaborasi dengan pemerintah serta berbagai organisasi kesehatan untuk mendukung transformasi digital sistem layanan kesehatan publik.
Acara ini juga mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan teknologi kesehatan ternama seperti HealthHub—platform pencitraan medis global yang mengembangkan solusi PACS berbasis cloud, serta PT Telenasindo—penyedia solusi perangkat lunak medis di Indonesia yang dikenal dengan THENA PACS dan TETRARIS.
“Kami berharap inovasi yang kami bawa, khususnya melalui teleradiologi dan AI, dapat menjadi pendorong utama dalam upaya mengatasi krisis TB dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional,” pungkas Slamet. (bam)
