Lebih lanjut, Iin menjelaskan, pihaknya menyiapkan opsi mengaktifkan akses untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan bermotor roda dua. Namun untuk kendaraan roda empat belum dapat dilalui, dan juga memang disini ada tempat pembuangan sampah.
Hal tersebut juga sudah disampaikan kepada Sudin Lingkungan Hidup (LH) Jaktim agar terkait pengangkutan sampah untuk tidak melalui akses ini dulu. Karena memang jembatan yang ambles ini tidak bisa dilalui kendaraan truk.
“Biasanya masyarakat buang sampah disini, kan tidak mungkin truk lewat sini. Karena masih pengerjaan,” ujar Iin.
Nantinya, lanjut Iin kembali, dari sisi lingkungan pengurus RT dan RW setempat, dapat berkoordinasi dengan petugas terkait sebagai upaya pengangkutan sampah secara terjadwal, baik dengan Sudin LH.
“Sementara disini dikosongkan dulu dari sampah”.
Masih terkait dengan sampah, sementara pengangkutannya (sampah) dengan menggunakan gerobak motor pengangkut sampah yang berkeliling terjadwal. Pun dengan koordinasi kepada pengurus RT dan RW setempat.

