Peserta diharapkan bertanding dengan sungguh-sungguh dan tetap menjunjung tinggi sportifitas. Tentunya mereka juga harus mampu menampilkan yang terbaik.
Kepada para dewan juri, agar melaksanakan tugasnya seobjektif mungkin, penilaian-penilaiannya. Sehingga nantinya akan benar-benar mendapatkan atlet yang terbaik untuk O2SN.
Sementara, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SDN Kecamatan Makasar, Wuri Dian Sari menambahkan, O2SN diikuti sebanyak 147 peserta dari 49 sekolah dasar yang ada di Kecamatan Makasar. Hanya ada tiga cabang olah raga yang dipertandingkan. Yaitu pencak silat, karate, dan senam artistik.
“Mereka yang juara akan mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan medali,” ungkap Wuri.
Nantinya atlet yang meraih juara pertama, akan mewakili Kecamatan Makasar untuk diikutkan dalam O2SN tingkat kota pada 19 Juni 2025 mendatang.
Sementara itu, siswi kelas 5 SDN Makasar 08 Pagi, Lakeisha Lathifah Widyani, 12, mengaku mengikuti kejuaraan di cabang olah raga pencak silat. Dia sebelumnya juga sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan pencak silat di tingkat kota maupun provinsi.
