Terkait dengan teknik penyimpanan daging yang baik dan benar, menurutnya daging segar harus disimpan pada suhu yang dingin (disimpan di freezer) untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Selain itu, pastikan untuk memisahkan antara jeroan dan daging serta gunakan wadah yang tertutup.
“Ketika daging dibiarkan begitu saja dalam suhu ruangan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri, kebusukan, dan kerusakan tekstur serta rasa, sehingga daging dapat lembek ataupun berlendir,” papar Widodo.
Adapun tips memasak daging yang baik dan benar agar kandungan gizinya tetap terjaga yaitu pertama masak dengan suhu yang tepat untuk mencegah adanya pertumbuhan mikroba pada daging. Kedua, gunakan metode memasak yang tepat yaitu dengan menambahkan sedikit air untuk menjaga kelembaban dan protein daging. “Pastikan daging yang ada di dalamnya itu matang agar tidak ada lagi mikroba,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Widodo juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan manfaat mengkonsumsi daging bagi kesehatan. Daging merupakan sumber protein yang baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Selain itu, daging mengandung protein serta zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah, mengandung mineral dan vitamin yang penting untuk kesehatan tubuh. Daging juga membantu pertumbuhan terutama pada anak-anak dan remaja sehingga dapat mencegah stunting, dan sumber energi yang baik untuk tubuh.
