Pembukaan turnamen ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, serta Sekjen KONI, Ade Lukman. Raden Isnanta yang hadir mewakili Menpora Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini.
“Kejuaraan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo, yakni mengembangkan olahraga sebagai bagian dari penggerak ekonomi nasional. Cabor Padel memiliki potensi strategis dalam menciptakan ekosistem industri olahraga melalui pertumbuhan profesi pelatih, wasit, pengelola lapangan, hingga penyedia jasa dan fasilitas pendukung lainnya,” jelas Isnanta.
Padel sendiri merupakan olahraga raket yang ditemukan oleh Enrique Corcuera di Meksiko pada tahun 1969. Meski tergolong baru di Indonesia, olahraga ini telah berkembang pesat di Amerika Latin dan Eropa, khususnya Spanyol, yang kini menjadi pusat komunitas padel dunia melalui pendirian Federasi Padel Internasional (IPF) di Madrid pada 1991.
Berbeda dari tenis, Padel dimainkan di lapangan berdinding kaca yang lebih kecil, berukuran 20×10 meter, dengan peraturan unik yang memungkinkan bola memantul dari dinding dalam permainan. Raket Padel juga berbeda: tanpa senar, berbahan semikarbon plastik, dan lebih pendek dibanding raket tenis.
