“Sepanjang tahun 2020 – 2024, pengawasan BPKP telah menghasilkan total kontribusi positif ke keuangan negara senilai Rp379,30 triliun mencakup penyelamatan keuangan negara senilai Rp90,19 triliun, penghematan belanja negara senilai Rp244,35 triliun, serta optimalisasi penerimaan negara senilai Rp44,76 triliun,” ungkap Ateh.
Kepala BPKP Ateh menambahkan, cara terbaik untuk mensyukuri capaian positif yang sudah digapai BPKP adalah dengan terus menjaga kepercayaan dan ekspektasi dari stakeholders yang semakin meningkat.
Ke depan, sudah banyak tugas menanti BPKP, baik yang diamanahkan langsung oleh Presiden maupun penugasan lewat para Menteri Koordinator maupun Menteri teknis. Sebab, kata Ateh, kepercayaan Presiden RI dan pemangku kebijakan merupakan tanggung jawab besar.
“Tanggung jawab besar yang perlu dijaga,” pungkas Ateh. (Joesvicar Iqbal)
