Selanjutnya memonitor wilayah melalui WhatsApp (WA) group, koordinasi dengan kelurahan, mobile melakukan pengecekan wilayah sambil mengecek kondisi sarana prasarana yang ada di kelurahan. Seperti perahu Polyethylene (PE), tenda dan lainnya.
“Jika terjadi bencana maka masyarakat disarankan melaporkan ke nomor panggilan darurat 112 dan pasti akan kita tindak lanjuti,” ujar Sukendar.
Berdasarkan data saat ini, sarana prasarana milik BPBD Kota Jakarta Timur yang tersebar di 65 kelurahan ini masing-masing adalah, perahu karet (LCR) delapan unit, perahu PE 63 unit, perahu jerigen dua unit, perahu aluminium dua unit, dayung 140 unit.
Kemudian tenda pengungsi 33 unit, tenda posko tujuh unit, life jacket 14 unit, ring buoy 160 unit, senter jinjing 446 unit, senter CSR tiga unit. Lalu ban dalam truk 124 unit, mega phone 174 unit, velbed 214 unit, tangga aluminium 19 unit, bilik isolasi 190 unit serta empat unit tali tambang. (Joesvicar Iqbal)
