Pertemuan keduanya tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Kirsty Coventry yang menggantikan Thomas Bach, tetapi juga sebagai bukti nyata komitmen Indonesia untuk berkontribusi lebih besar dalam dunia olahraga internasional.
Lebih dari itu, pertemuan ini juga menjadi ajang untuk membicarakan kerjasama lebih lanjut antara NOC Indonesia dan IOC dalam mengembangkan berbagai inisiatif olahraga, serta memperkuat nilai-nilai Olimpiade di Indonesia. Sebagai bagian dari diplomasi olahraga Indonesia, pertemuan ini juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan negara-negara anggota IOC dan berperan aktif dalam berbagai inisiatif global.
“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang erat dengan IOC dan organisasi internasional lainnya, Indonesia dapat terus berkontribusi dalam memajukan olahraga dunia, khususnya Indonesia dan mencapai lebih banyak prestasi yang membanggakan di masa depan,” ujar Okto.
Sebagai bagian dari simbol persahabatan dan apresiasi, Raja Sapta Oktohari memberikan souvenir ukiran kayu asli dari Indonesia kepada Kirsty Coventry. Souvenir tersebut tidak hanya menjadi kenang-kenangan, tetapi juga sebagai harapan agar Kirsty Coventry dapat berkunjung ke Indonesia suatu hari nanti.
