“Nilai-nilai agung dalam kemegahan Borobudur dapat membawa dampak positif bagi bangsa. Borobudur adalah milik seluruh umat manusia,” ujar Fadli.
Ketua Umum DPP WALUBI, Hartati Murdaya, yang juga Ketua Panitia Waisak Nasional 2025, menyambut baik pernyataan Menteri Kebudayaan tersebut. Ia menyatakan WALUBI siap mendukung pemanfaatan Borobudur sebagai simbol toleransi dan pusat kemanusiaan.
“Dengan semangat kasih sayang dan kepedulian, kita bisa menjadi pelita bagi sesama dan menciptakan dunia yang lebih baik,” tutup Hartati.
Acara Waisak tahun ini dihadiri oleh ribuan umat Buddha dari dalam dan luar negeri, menandakan kuatnya posisi Borobudur sebagai titik temu spiritual lintas bangsa dan budaya. Pemerintah berharap momentum ini dapat mengukuhkan posisi Borobudur sebagai ikon perdamaian dunia dari Indonesia. (*)
