Mu’minati menekankan tujuan utama BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga memastikan pekerja memiliki perlindungan jangka panjang melalui program-program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. “Yang lebih istimewa lagi di Hari Buruh Internasional ini, kami bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berkolaborasi untuk memastikan seluruh pekerja terlindungi,” sebut Mu’minati.
Kolaborasi yang dimaksud mencakup penyatuan data calon peserta BPJS Ketenagakerjaan yang potensial, serta edukasi kepada pekerja dan pemberi kerja mengenai pentingnya perlindungan sosial tenaga kerja. Mu’minati menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya mencapai cakupan kepesertaan semesta (universal coverage) di Jakarta Utara.
“Kami menyatukan data-data potensi peserta BPJS Ketenagakerjaan, lalu bersama-sama mengupayakan akuisisi pekerja yang belum terlindungi dengan pendekatan edukasi,” terang Mu’minati. Ia menilai langkah ini penting untuk memastikan tidak ada pekerja yang luput dari perlindungan jaminan sosial.
