“UMKM kita mampu secara produksi, tapi perlu difasilitasi agar rantai pasok berjalan dan daya beli masyarakat bisa kembali pulih,” tegasnya.
Tenun Garut SAS merupakan usaha keluarga lintas generasi sejak 1995, yang kini mempekerjakan 80 perajin dengan alat tenun tradisional, menghasilkan sekitar 150 lembar kain per minggu. (*)
