“Anak-anak bermain bagus di kuarter pertama dan kedua meski sempat stagnan di kuarter ketiga karena adanya perubahan defense Singapura menjadi zone defense. Namun kemudian kita bisa kembali ke cara bermain kita di awal,” jelasnya.
Menurut Rony, meski para pemain mampu mengatasi perlawanan Singapura dan membukukan kemenangan perdana di ajang ini, masih perlu dilakukan perbaikan. “Terutama pada finishing under basket dan easy lay up, juga persentase free throw yang buruk,” lanjutnya.
Selain itu, Rony juga menyoroti rebound. Menurutnya, kemenangan dari duel lawan Singapura ini tak lepas dari bagusnya pemain memaksimalkan rebound.
“Salah satu faktor yang sangat penting, yang bikin game ini berhasil kita menangkan adalah rebound. Kita sangat menang rebound. Selisihnya jauh banget dengan Singapura, 70 berbanding 56,” jelas Rony.(bam)

