Wali Kota Jaktim, Munjirin mengatakan, PB Pamong Jakarta Timur sengaja diluncurkan sebagai media ajang silaturahmi dengan warganya di malam hari. Tujuannya selain untuk mendekatkan para pamong dengan warganya juga ajang silaturahmi dan mengolahragakan masyarakat.
“Ini sekaligus menjaring aspirasi masyarakat. Nantinya aspirasi masyarakat akan dicatat oleh Sekretaris Kota dan diteruskan ke unit teknis terkait agar direalisasikan,” kata Munjirin, pada Minggu (25/5/2025).
Menurutnya, kegiatan tersebut akan didesain seperti Musrenbang, menjaring aspirasi masyararkat. Karenanya para Kasudin diharapkan ke depannya dapat mengikutinya langsung. Sehingga tahu apa yang dibutuhkan masyarakat Jakarta Timur selama ini.
Khususnya usulan-usulan dalam musrenbang yang belum terealiasi. Seperti soal usulan perbaikan jalan rusak, saluran air, cermin cembung, lampu penerangn jalan dan sebagainya.
Baginya, cara seperti ini diyakini akan mengena langsung ke sasaran. Sehingga Wali Kota Jaktim bisa mengetahui apakah usulan masyarakat ini benar-benar sesuai kebutuhan atau tidak. Lalu akan dicarikan solusi bersama dengan unit teknis terkait.
