Korban diduga dikeroyok oleh 5 sampai 6 orang di jalur keberangkatan bus jurusan Surabaya.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB dan diawali oleh percekcokan.
“Benar, kejadiannya Kamis malam. Korban dikeroyok oleh sekitar lima sampai enam orang. Dugaan sementara, para pelaku merupakan juru panggil penumpang (jupang),” ucap Mega, Jumat (27/6/2025).
Perlu diketahui, Jupang sendiri merupakan orang yang bertugas mencari penumpang untuk bus. Mereka bisa berasal dari perusahaan otobus resmi maupun individu yang bekerja secara liar di terminal.
Menurut Mega, situasi berlangsung sangat cepat dan sulit dikendalikan. Beberapa kru bus sempat mencoba melerai, namun pelaku bertindak agresif.
Salah satu kru akhirnya membawa korban menjauh dan melapor ke petugas terminal, yang segera memanggil ambulans.
“Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar. Saat itu kondisinya luka parah di wajah, kepala, dan matanya bengkak,” katanya.

