Gedung yang didesain secara khas berbentuk ‘udeng’ atau pengikat kepala khas Bali ini dibangun menggunakan pendanaan IDRIP (Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project) dari World Bank, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjadi ketua Steering Comittee dalam proyek pendanaan itu.
Di sela peresmian gedung sistem operasional Ina-TEWS itu, Plt Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa inisiatif ini dirancang bukan hanya sebagai respons terhadap bencana yang telah terjadi, tetapi juga sebagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi bahaya di masa mendatang.
“Dari beberapa peristiwa besar itulah kemudian mendasari BMKG bersama BNPB tentunya sebagai leading sektor penanggulangan bencana di tanah air untuk merancang langkah antisipatif untuk menghadapi bencana serupa di kemudian hari,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita, Minggu (15/6/2025).
Sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 93 Tahun 2019, koordinasi pada sisi hulu telah ditugaskan kepada BMKG, berfokus pada pemantauan fenomena alam dan potensi bahayanya.
