Air mulai naik melalui Sungai Glodok, berdampak pada akses jalan dengan ketinggian genangan air 10-50 sentimeter (cm) dan pemukiman warga terendam ketinggian air mencapai 30-50 cm. Lokasi terdampak yakni Kecamatan Kendal, Kaliwungu dan Patebon.
Sebanyak 2.686 KK atau 3.820 jiwa serta enam fasilitas pendidikan, 12 unit fasilitas ibadah, satu akses jalan, lahan Pertanian dan lapangan sepak bola terdampak akibat kejadian ini.
BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten Kendal melakukan upaya penangangan, monitoring wilayah serta mendistribusikan dukungan bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Kendal pada warga terdampak. Kondisi terkini pada Kamis (26/6) banjir telah surut.
Banjir juga terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Dipicu hujan dengan intensitas tinggi hingga sedang pada Minggu (22/6/2025) mengakibatkan naiknya volume air di sungai berada di Kecamatan Amalatu, Desa Latu, Tomalehu dan Hualoy. Tercatat 70 KK atau 325 jiwa serta 70 unit rumah terdampak akibat kejadian ini.
