IPOL.ID-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo angkat bicara terkait insiden kericuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi BTS di depan Kantor Kemenpora, Jakarta, pada Senin (21/6/2025).
Aksi yang melibatkan sekelompok orang yang mengaku sebagai mahasiswa tersebut berujung pada kekerasan terhadap aparat kepolisian.
Dalam pernyataannya saat ditemui di Lobby kantor Kemenpora, Menpora Dito menyatakan penyesalannya atas kejadian tersebut.
Ia menekankan bahwa aksi unjuk rasa seharusnya menjadi bentuk aspirasi yang disampaikan secara damai dan tidak melanggar hukum.
“Kami sangat menyayangkan adanya tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum dalam demonstrasi kemarin. Berdasarkan laporan di lapangan, jumlahnya tidak lebih dari lima orang. Mereka terlihat menyerang aparat kepolisian yang sedang bertugas menjaga keamanan di lokasi,” ujar Dito Ditemui di Depan Lobby Kemenpora, Kamis malam (26/6/2025).
Aksi kekerasan itu diketahui menyebabkan dua anggota kepolisian mengalami luka-luka akibat dilempar ban yang dibakar.
