Dalam sesi berbagi praktik baik, dua perusahaan yang telah berhasil mengimplementasikan konsep Inclusive Job Center turut menyampaikan pengalaman mereka, yakni PT Brinks Solutions Indonesia dan PT Hindo. Keduanya memaparkan langkah nyata dalam merekrut serta memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Bahkan, para pekerja disabilitas yang telah bergabung di perusahaan tersebut turut hadir untuk berbagi pengalaman mereka.
”Kami tidak hanya mempertemukan perusahaan dengan penyandang disabilitas, tapi juga berupaya menyerap kebutuhan mereka, termasuk penyediaan pelatihan keterampilan agar mereka lebih siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri,” jelas Ramdani.
Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan juga menegaskan komitmennya dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang ramah bagi penyandang disabilitas. Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan juga memastikan semua pekerja tanpa terkecuali berhak atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
”Kami berharap forum ini menjadi awal dari terciptanya lebih banyak peluang kerja yang adil dan inklusif, sehingga setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, dapat berkembang dan berkontribusi secara maksimal,” pungkas Ramdani. (Dani)
