Saat ditanya duduk perkaranya karena diduga masalah piutang, namun ketua RW, tidak mengetahui secara pasti. Karena remaja yang berkelahi di sana bukan dari lingkungan tempat tinggalnya.
Dia mengakui, salah satu warung di lingkungannya sering menjadi tempat tongkrongan sejumlah remaja dari beberapa wilayah.
“Kami sudah meminimalisir tawuran maupun keributan antar remaja dengan mengaktifkan siskamling dan ronda. Kami juga sudah berikan imbauan kepada pemilik warung agar tidak menjadi tempat nongkrong remaja,” tukasnya.
Lebih lanjut, Sukimin menambahkan, selain pemilik warung, pengurus RW juga sudah beri imbauan kepada remaja yang sering berkumpul di sana.
Ketua RW 10 pun berpesan kepada warga untuk aktif memberi imbauan kepada para remaja agar tidak kumpul di sana lagi untuk mengantisipasi keributan agar tidak terulang.
“Kami enggak bisa setiap menit, jam atau setiap hari mantau mereka di sana,” katanya.
Sukimin tidak tahu apakah korban sudah buat laporan ke Polsek Ciracas atau belum karena bukan warganya.
